SENJA
Disini
senja ku nikmati
Menanti
kedatanganmu
Sedang
apa kau disana?
Apa
kau telah melupakanku?
Setiap
hari ku menantimu di pinggir pantai
Aku
bisa merasakan kehadiranmu disini
Entah
sampai kapan ku harus menunggu
Walau
kini rambutku telah memutih
Aku
masih ingat kata terakhir yang kau ucap
Jagalah
hatimu dan tunggulah aku
Aku
yakin kau akan datang
Dan
menjemputku disini
MAAF
Sendu
dimatamu menusukku
Tak
ada lagi merah merona di bibirmu
Kelopak
matamu yang besar membuatku tak tega melihatmu
Hidungmu
kini merah seperti badut
Ada
bekas air mata yang membasahi pipimu
Mulutmu
yang bungkam dan enggan bicara padaku
Maafkan
aku nona . . .
Aku
telah menduakanmu
POHONKU
Siang
terasa sejuk
Karena
kehadiranmu
Tapi
mereka tak peduli
Mereka
tak pernah menjaga
Tak
pernah hiraukanmu
Mereka
hanya menuntut
Tak
mau melindungi
Tanpamu
gersang bumiku





0 komentar:
Posting Komentar