Sabtu, 22 Oktober 2016

PUISI

SENJA
Disini senja ku nikmati
Menanti kedatanganmu
Sedang apa kau disana?
Apa kau telah melupakanku?

Setiap hari ku menantimu di pinggir pantai
Aku bisa merasakan kehadiranmu disini
Entah sampai kapan ku harus menunggu
Walau kini rambutku telah memutih

Aku masih ingat kata terakhir yang kau ucap
Jagalah hatimu dan tunggulah aku
Aku yakin kau akan datang
Dan menjemputku disini


MAAF
Sendu dimatamu menusukku
Tak ada lagi merah merona di bibirmu
Kelopak matamu yang besar membuatku tak tega melihatmu
Hidungmu kini merah seperti badut

Ada bekas air mata yang membasahi pipimu
Mulutmu yang bungkam dan enggan bicara padaku
Maafkan aku nona . . .
Aku telah menduakanmu


POHONKU
Siang terasa sejuk
Karena kehadiranmu
Tapi mereka tak peduli
Mereka tak pernah menjaga
                       
Tak pernah hiraukanmu
Mereka hanya menuntut
Tak mau melindungi
Tanpamu gersang bumiku

0 komentar:

Posting Komentar