Kalaupun kamu tau, pasti kamu berusaha untuk menyembuhkannya bukan melakukan hal yang rusuh dikehidupanku saat ini. Iya kamu, kamu yang tak punya rasa keperdulian terhadap seseorang yang telah kau buat sakit hati dengan sikapmu.
Sempat berfikir mungkin dengan menyibukkan diri itu bisa menyembuhkan luka ini dan melupakan kenangan semua. Tapi itu semua nol besar ! Ya nol besar, kenapa? Karena kamu masih membuat rusuh dikehidupanku dengan kedatanganmu yang tak pernah kuharapkan.
Setiap hari selalu ada kebahagiaan yang tak pernah kulupakan dengan teman-teman terdekatku semua. Tapi setelah kebahagiaan itu terjadi pasti ada kesedihan yang terselip. Ya, payah nya kesedihan itu muncul karena mengingat semua kenangan pahit dengan mu dulu
210314
Sebuah sms mendarat dihandphone "Nova" ? Iya dia adalah sosok Malaikat Pembawa Kabar Baik :)
Dia teman, sahabat yang menemani hari-hari ku yang penuh bekas luka ini. Dia selalu memberikan kejutan yang tak pernah kuduga. Dia juga yang dapat menyembuhkan luka ini sedikit demi sedikit. Bekas itu hampir memudar. Iya, dia memang spesial untukku saat ini. Hidungnya yang seperti pinokio itu yang selalu membayangi pikiranku saat ini. Postur tubuh yang menggambar seorang pemain basket juga selalu terlintas di benakku. Kalimat-kalimat singkat yang selalu ia katakan selalu membawa kerinduan tersendiri untukku. Kalimat itu "lagi dimana sekarang". Iya itu kalimat singkat yang selalu aku rindukan. Walau tidak ada kata "sayang" tapi aku menyukai kalimat itu
Semoga engkau yang kujuluki Malaikat Pembawa Kabar Baik selalu menyejukkan hati ini dan menggoreskan cerita yang sempat lusuh ini untuk ku simpan dalam sebuah kenangan :) Aku merindukanmu Far :')








