syukuri apa yang kau miliki

Tengoklah !!!

Sebelum kalian mengeluh dengan kehidupan anda yang sakarang,Ingat lah !! bahwa masih ada yang lebih membutuhkan!!! Syukuri apa yang telah kau miliki sekarang !! Keep Spirit !!!.

syukuri apa yang kau miliki

Bersemangatlah!

SEMANGATTTTT !!!! Kita harus banyak bersyukur kepada Allah SWT. Karena kita masih di beri kelengkapan tubuh. Semangat kita harus bisa melebihi apapun di dunia ini !!!

syukuri apa yang kau miliki

Bapak Sunardi Penjual Kendi

Inilah Bp Sunardi. Penjual Kendi keliling. Beliau tak pernah putus asa dan selalu banyak bersyukur.. Walau kehidupannya dengan kita berbeda jauh. Tapi beliau tak pernah mider !! Semangat Pak !!

syukuri apa yang kau miliki

Sholatlah sebelum engkau di sholatkan

Sholat bukanlah sekedar melakasanakan kewajiban, tetapi sholat adalah sebagai kebutuhan kita kepada Allah SWT.

syukuri apa yang kau miliki

Asmaul Husna

Dengan menghafalkan Nama-nama Allah yang indah ini, Insyaallah kalian diberi kemudahan dalam menjalankan hidup ini

Minggu, 19 Februari 2012

“Do you know motivasi” ???

Motivasi adalah dorongan, lebih tepatnya dorongan untuk bersemangat dalam melakukan sesuatu. Salah satunya adalah hidup ini bukan tentang kesalahan yang telah kita buat, tapi tentang pelajaran yang kita dapat dan menyadari bahwa kita selalu punya seseorang yang menyayangi kita atau seorang sahabat. Percyalah bahwa hari ini akan lebih indah daripada kemarin. Jika kita mengawalinya dengan do’a dan senyuman.

Semangat Hidup

Panas tak menjadi rintangan
Hujan tak menjadi beban
Keringat bercucuran
Semua itu kau anggap angin lewat

    Lapar yang kaurasakan
    Usahamu sangat keras
    Seolah-olah tak ada beban
    Semangatmu masih bersinar

Orang-orang bertebaran dimana-mana
Di jalan untuk mencari recehan
Di pantai untuk mencari seekor ikan
Semua itu untuk perjuangan hidup

Keringat membasahi Penjual Kendi Keliling


     Sunardi 54 tahun warga yang tinggal di pinggaran sungai kaligelis. Beliau bekerja sebagai pedagang kendi keliling untuk mencukupi kebutuhan istri serta ke-5 anaknya. Yang diantara ketiga anaknya tersebut masih sekolah. Sehari-hari ia menjajakan dagangan kelilingnya pukul 14.00 WIB, dan pulang pukul 23.00. WIB Rutinitas itu dilakukannya setiap hari. Pekerjaan yang berat ini ia lakukan sudah selama 15 tahun.
1 kendi ia jual seharga Rp 5000. Tak sepadan dengan tenaga yang telah ia keluarkan.

    Hal ini sungguh sangat memprihatinkan bagi masyarakat kecil seperti Bp Sunardi ini. Tak seharusnya PemKab membiarkan kemiskinan yang terjadi di Kudus ini berlarut-larut. Semoga Para pejabat di luar sana peka terhadap rakyat miskin yang ada di Indonesia ini, dan tidak hanya bisa memakan uang rakyat. Tetapi sadarlah, bahwa sesungguhnya Allah telah memberikan rizqi bagi masing-masing manusia. Janganlah engkau merampas harta yang seharusnya milik rakyat kecil. Karena Allah tidak menyukai hambanya yang berlebihan.

Dimana Keadilan untuk Kami




Sudah kupersembahkan semua untukmu
Para penguasa negeri yang terhormat
Kami hanya rakyat kecil tak berpunya
Yang menggantungkan nasib padamu
Penguasa jangan kau ambil milik kami
    Penguasa kembalikan milik kami
    Jangan engkau hancurkan kami
    Kami miskin semakin merana
Engkau duduk dikursi mewah
Rupiah engkau hamburkan untuk kesenangan
Sedang kami menunggu uluran tangan
Yang justru memfonis mati
    Tak pernahkah engkau berpikir
    Untuk apa hidupmu
    Jika kami melarat tak berpunya
    Engkau tertawa karna bebas dari jeratan
Kami menangis darah
Karna tak ada hukum yang mengadilimu
Kami menangis marah
Karna tak ada keadilan bagi kami yang terdzolimi

Perjalanan Hidup

    Perjalanan hidup manusia yang satu dengan manusia yang lain tentu berbeda. Ada kalanya kisah itu dapat menginspirasi orang lain. Seperti kisah kepompong seekor kupu. Suatu hari lubang kecil muncul. Dia duduk mengamati dalam beberapa jam calon kupu-kupu itu ketika dia berjuang dengan memaksa dirinya melewati lubang kecil itu. Kemudian kupu-kupu itu berhenti membuat kemajuan. Kelihatannya dia telah berusaha semampunya dan dia tidak bisa lebih jauh lagi.
   Akhirnya orang tersebut memutuskan untuk membantunya. Dia mengambil sebuah gunting dan memotong sisa kekangan dari kepompong itu. Kupu-kupu tersebut keluar dengan mudahnya. Gembira hati orang tersebut karena telah melepaskan kesulitan yang diderita oleh kupu-kupu itu. Namun, kupu-kupu tadi mempunyai tubuh gembung dan kecil, sayap-sayapnya mengkerut. Orang tersebut terus mengamatinya karena dia berharap bahwa, pada suatu saat, sayap-sayap itu akan mekar dan melebar sehingga mampu menopang tubuhnya, yang mungkin akan berkembang seiring dengan berjalannya waktu.
    Kenyataannya, kupu-kupu itu menghabiskan sisa hidupnya merangkak di sekitarnya dengan tubuh gembung dan sayap-sayap yang mengkerut. Dia tidak pernah bisa terbang. Yang tidak dimengerti dari kebaikan dan ketergesaan orang tersebut adalah bahwa kepompong yang menghambat dan perjuangan yang dibutuhkan kupu-kupu untuk melewati lubang kecil adalah jalan Allah SWT untuk memaksa cairan dari tubuh kupu-kupu itu ke dalam sayap-sayapnya sedemikian sehingga dia akan siap terbang begitu dia memperoleh kebebasan dari kepompong tersebut.

Tak ada yang bisa menggantikanmu IBU !!!

    Ibu . . . Begitulah kiranya panggilan seorang anak kepada seseorang yang telah melahirkannya. Tanpa dia, kita takkan pernah ada di kehidupan ini. Beliau adalah Pahlawan tanpa tanda jasa bagiku. Selalu membelai kita disaat kita sedang sedih, dan mencubit kita saat kita sedang nakal. Beliau selalu ada dan siap siaga, saat diman kita sedih maupun sedang gembira. Pengorbanannya sungguh tak tergantikan dengan apapun. Beliau selalu senantiasa mengajari dan melindungi kita dimana pun dan kapanpun. Ibu ibarat sebuah warna dalam hidupku, yang warna itu selalu menghiasi hari-hariku dan sulit untuk menghilangkan bekas warna itu karena kemurniannya.
    Tak kuasa aku melihat Ibu meneteskan air mata karenaku. Ingin sekali ku putar waktu ini. Agar aku takkan pernah menyakiti hati Ibu. Kasih sayangnya adalah kekuatanku. Tak pernah beliau mengharapkan apapun, yang ada hanyalah kebahagiaan anak-anaknya. Bahkan ia rela membanting tulang untuk kita dan bekerja keras agar kita bahagia. Tapi terkadang kita tak sadar bahwa kita telah membentak beliau. Tapi seorang Ibu hanya tetap bersabar. Karena beliau ingin agar anak-anaknya menjadi yang terbaik dan beliau rela tidak bahagia asalkan anak-anaknya bahagia. Takkan kulupakan semua Pengorbananmu, perjuanganmu kepadaku Ibu . . .

Apa sih Perjuangan hidup itu ?


    Perjuangan hidup adalah salah satu rintangan yang terjadi di dalam kehidupan ini. Baik dari rintangan yang  ringan sampai yang berat. Banyak masyarakat di luar sana yang sampai rela dan mati-matian memperjuangkan kehidupan mereka. Walaupun mereka terlilit dengan kemiskinan, semangat mereka tak pernah runtuh untuk memperjuangkan kebutuhan mereka sehari-hari.
    Sedikitnya lapangan pekerjaan yang kurang memadai adalah salah satu faktor adanya kemiskinan. Akibat lapangan kerja yang sangat minim, mengakibatkan masyarakat bersaing dengan ketat untuk mendapatkan lapangan pekerjaan tersebut. Keberuntungan mendapatkan lapangan pekerjaan lebih memihak pada orang yang lebih kaya. Karena pada dasarnya mereka mempunyai fasilitas yang memadai bagi menunjang pendidikan mereka.
    Walau masyarakat miskin tidak beruntungan mendapatkan pekerjaan yang diinginkan, namun mereka tetap semangat untung mencari pekerjaan agar dapat memenuhi kebutuhan mereka. Salah satunya mereka bekerja ala kadarnya. Mereka rela mengorbankan apa saja demi keselamatan hidup. Mempertaruhkan fisik untuk mendapatkan upah, walau tidak sepadan dengan tenaga yang dikeluarkan. Mereka tak pernah mengeluh dengan apa yang mereka kerjakan. Walau kadang kala nyawa mereka menjadi bayaranya, namun selalu optimis dan semangatlah yang membuat mereka selalu semangat untuk bekerja keras demi memenuhi kebutuhan mereka.

Kamis, 19 Januari 2012

DOA


kepada pemeluk teguh

Tuhanku
Dalam termangu
Aku masih menyebut namamu

Biar susah sungguh
mengingat Kau penuh seluruh

cayaMu panas suci
tinggal kerdip lilin di kelam sunyi

Tuhanku

aku hilang bentuk
remuk

Tuhanku

aku mengembara di negeri asing

Tuhanku
di pintuMu aku mengetuk
aku tidak bisa berpaling

Karya : Chairil Anwar

DIPONEGORO

Di masa pembangunan ini
tuan hidup kembali
Dan bara kagum menjadi api

Di depan sekali tuan menanti
Tak gentar. Lawan banyaknya seratus kali.
Pedang di kanan, keris di kiri
Berselempang semangat yang tak bisa mati.

MAJU

Ini barisan tak bergenderang-berpalu
Kepercayaan tanda menyerbu.

Sekali berarti
Sudah itu mati.

MAJU

Bagimu Negeri
Menyediakan api.

Punah di atas menghamba
Binasa di atas ditindas
Sesungguhnya jalan ajal baru tercapai
Jika hidup harus merasai



Maju
Serbu
Serang
Terjang

(Februari 1943)
Budaya,
Th III, No. 8
Agustus 1954

Karya : Chairil Anwar

Kebersamaan Rakyat Kecil dalam Bekerja



Alangkah indahnya melihat kebersamaan masyarakat ini. Video ini hanyalah sebagian kecil dari sekelompok masyarakat. Mereka membuat sebuah cangkul (pacul) ini penuh dengan semangat dan tanpa ada kata lelah. Dan dibantu dengan doa, satu persatu mereka kerjakan dan alhasil terbuatlah sebuah Cangkul.

Rakyat Bicara



Peristiwa ini hanyalah sebagian kecil dari potret kehidupan rakyat jelata di Lombok, Indonesia. Seorang kakek
masih harus bekerja keras, berjalan jauh keliling kampung sambil memikul jualan tikar pandannya untuk mendapatkan sesuap nasi. sementara itu, di salah satu sudut permukiman masyarakat pesisir, sejumlah keluarga nelayan, tinggal dan menetap di gubuk reot. Anak-anak mereka bermain dengan sarana bermain seadanya. Serba terbatas. Bahkan hampir tak mampu mendapatkan yang lebih dari sekadar sesuap nasi. Rakyat rupanya tak lagi terpesona olah pidato-pidato.

Sumber : http://youtu.be/N2AyQDNVkvc